Yuk Belajar Lebih Dalam Mengenai Ikatan Kimia!

Mungkin sebelumnya kamu sudah mengetahui bahwa suatu senyawa tersusun dari bagian terkecil yang sering disebut sebagai atom atau unsur kemudian bergabung menjadi satu. Untuk menggabungkan atom yang satu dengan yang lainnya, dibutuhkan sebuah ikatan yang bisa kamu sebut dengan ikatan kimia.

Ikatan kimia ini pada awalnya ditemukan oleh para ilmuwan dan profesor kimia dan juga fisika pada sekitar tahun 1900 melalui penelitian. Para ilmuwan tersebut menarik kesimpulan bahwa senyawa dapat terbentuk karena adanya ikatan kimia pada atom satu dengan atom lainnya. Pada pembahasan materi ikatan kimia kali ini, Burhan akan memberikan ulasan lengkapnya untuk kamu!

Pengertian Ikatan kimia

Ikatan kimia adalah sebuah gaya tarik – menarik yang dihasilkan oleh atom – atom sehingga kemudian akan berkombinasi dan membentuk sebuah senyawa. Teori mengenai ikatan kimia yang terkenal adalah Teori Lewis.

Pada artikel tahun 1916 mengenai the atom and the molecules, Lewis melakukan penelitian mengenai kesulitan membentuk ikatan kimia bagi golongan gas mulia atau golongan VIIIA. Lewis mengatakan bahwa ada suatu keunikan yang terjadi pada konfigurasi elektron jika ada suatu gas mulia yang membentuk suatu senyawa dengan unsur yang lain.

Jika ada gabungan yang terjadi antara suatu atom atau unsur dengan unsur yang lain dan kemudian menghasilkan suatu senyawa, hal tersebut akan menyebabkan perubahan pada konfigurasi elektron sehingga senyawa yang dihasilkan akan menyerupai gas mulia.

Kemudian dari gagasan tersebut menghasilkan teori yang dinyatakan oleh Lewis, di antaranya adalah:

  1. Elektron valensi atau elektron yang berada pada kulit terluar memiliki peranan yang penting pada ikatan kimia
  2. Ikatan kimia dapat terbentuk melalui 2 cara, yaitu adalah:
  • Ikatan kimia yang terjadi karena pemakaian elektron yang bersamaan oleh atom – atom yang berikatan, disebut sebagai ikatan kovalen
  • Ikatan kimia yang terjadi karena adanya perpindahan elektron pada satu atom ke atom yang lain sehingga ada ion positif dan juga ion negatif yang menghasilkan gaya Tarik menarik karena perbedaan muatan kemudian menghasilkan ikatan ion
  1. Perpindahan elektron maupun pemakaian bersama pasangan elektron yang menghasilkan ikatan kimia ini berlangsung agar setiap atom yang berikatan di dalamnya akan memiliki konfigurasi elektron yang stabil dengan konfigurasi 8 elektron valensi atau menyerupai gas mulia (golongan VIII A).

Jenis Jenis Ikatan kimia

Ikatan kimia secara umum dapat kita bedakan menjadi tiga jenis, yaitu ikatan ion, ikatan logam, dan juga ikatan kovalen. Berikut adalah jenis – jenis ikatan kimia:

Ikatan ion

Seperti yang sudah Burhan jelaskan sebelumnya, ikatan ion adalah jenis ikatan kimia yang terjadi karena adanya perpindahan elektron. Ikatan ion ini terjadi di antara unsur logam seperti golongan IA dan golongan IIA, juga unsur non logam seperti golongan VIA dan VIIA.

Unsur – unsur logam yang memiliki energi ionisasi yang rendah lebih cenderung untuk melepaskan elektron yang kemudian akan diterima oleh atom dengan afinitas elektron yang besar yaitu unsur non logam. Perpindahan elektron ini kemudian menghasilkan ion bermuatan positif dan negatif.

Kedua jenis muatan tersebut kemudian menghasilkan gaya elektrostatik atau gaya tarik – menarik. Perpindahan elektron pada dasarnya terjadi karena unsur tersebut akan menata elektron yang ada agar menyerupai konfigurasi elektron gas mulia sehingga tercapainya kestabilan. Senyawa hasil ikatan ion contohnya adalah NaCl, KOH, KCl, dan juga CaCl2.

Ikatan logam

Ikatan ini merupakan jenis ikatan yang terbentuk karena adanya penggunaan pasangan elektron valensi bersamaan namun pada atom logam dengan atom lainnya. Ikatan ini dapat dimengerti dengan menggunakan contoh terjadinya ikatan itu sendiri.

Pada atom logam besi atau Fe, elektron valensi saling tumpang tindih satu sama lain. Hal ini kemudian akan menyebabkan setiap elektron akan bergerak secara bebas di dalam ruang antara ion positif Fe yang kemudian membentuk awan elektron.

Karena muatannya berlawanan yaitu positif dan juga negatif, kemudian terjadilah gaya Tarik – menarik pada ion positif Fe dengan elektron bebas yang kemudian akan membentuk ikatan logam. Kekuatan ikatan logam akan meningkat ketika ukuran ion logam semakin kecil.

Ikatan kovalen

Karena memiliki energi ionisasi yang tinggi, atom non logam memiliki kecenderungan untuk sulit melepaskan elektron yang dimiliki dan malah cenderung menarik elektron yang ada pada atom lainnya karena memiliki afinitas elektron yang besar.

Saat dua jenis atom nonlogam berikatan akan menyebabkan pemakaian bersama pasangan elektron karena kedua atom tidak dapat secara seutuhnya melepas elektron masing – masing. Ikatan kovalen ini kemudian dibedakan menjadi beberapa jenis, misalnya ikatan kovalen nonpolar yang terjadi antar dua atom unsur yang sama dan dibagi lagi menjadi ikatan kovalen tunggal, ikatan kovalen rangkap dua, dan ikatan kovalen rangkap tiga.

Sedangkan untuk ikatan kovalen polar adalah ikatan kovalen yang terbentuk dari dua jenis atom yang berbeda, atau juga atom yang sama dengan nilai elektronegatif yang berbeda. Contoh senyawa yang dibentuk dari ikatan kovalen adalah senyawa Cl2 dan juga H2.

Ikatan kimia ini adalah salah satu topik dari kimia yang harus kamu kuasai karena akan terus berpengaruh dan juga dipelajari pada materi – materi selanjutnya. Burhan akan kembali dengan pembahasan tentang kimia lainnya, jadi kamu harus selalu rajin belajar ya!

Contoh Soal Ikatan Kimia

Burhan adalah sebuah kation logam alkali tanah yang merupakan salah satu nutrisi penting bagi manusia yaitu Ca2+. Sedangkan, kamu adalah sebuah anion dari golongan halida dengan nomor massa paling kecil yaitu Fdan dia adalah sebuah anion dari golongan 6A, S2-.

Hubungan antara Burhan + kamu serta Burhan + dia adalah sama yaitu ikatan … dan hubungan yang menghasilkan lebih banyak endapan adalah antara Burhan dan …. (Diketahui kelarutan CaS = 4.10-3M dan CaF2 =2,34.10-4 M)

A. ionik, dia

B. ionik, kamu

C. logam, kamu

D. kovalen, kamu

E. kovalen, dia

Jawaban: A

Reaksi antara kation dan anion akan menghasilkan garam. Garam yang terbentuk dapat larut sempurna ataupun membentuk endapan berdasarkan nilai kelarutan. Garam dengan kelarutan lebih rendah akan menghasilkan endapan yang lebih banyak pada konsentrasi yang sama.

Garam itu sendiri dapat terbentuk akibat adanya ikatan kimia, ikatan yang berperan antara unsur non logam dan logam adalah ikatan ion dimana terjadi transfer elektron dari unsur logam yang mudah melepas elektron (energi ionisasi rendah) ke unsur nonlogam yang mudah menerima elektron (afinitas elektron tinggi)

Opsi A benar karena ikatan antara logam dan nonlogam adalah ikatan ionik dan kelarutan CaF2 < CaS sehingga endapan CaS akan lebih banyak

Opsi B salah karena kelarutan CaF2 < CaS sehingga endapan yang dihasilkan antara Burhan dan dia akan lebih banyak dibandingkan Burhan dan kamu.

Opsi C salah karena ikatan logam merupakan ikatan yang terjadi antar ion logam

Opsi D salah karena ikatan kovalen terjadi antara unsur – unsur nonlogam serta nilai kelarutan CaF2 < CaS sehingga endapan yang dihasilkan antara Burhan dan dia akan lebih banyak dibandingkan Burhan dan kamu.

Opsi E salah karena ikatan kovalen terjadi antara unsur – unsur nonlogam

Sehingga jawaban yang paling tepat adalah A

Sekian materi ikatan kimia dari burhan, yuk cobain EdukaQuiz di bawah ini

Lihat Artikel Lainnya!
[Total: 9 Average: 4.6]

3 pemikiran pada “Yuk Belajar Lebih Dalam Mengenai Ikatan Kimia!”

Tinggalkan komentar

Eits, tunggu dulu.

✅Mau RANGKUMAN BELAJAR KEREN?

KLIK GAMBARNYA????