Mengenal Kingdom Plantae, Ciri dan Klasifikasinya

Pada materi  pelajaran yang membahas tentang makhluk hidup, kamu pasti pernah menemukan atau mendengar mengenai  Kingdom Plantae. Singkatnya, plantae adalah istilah lain bagi tumbuhan. Tumbuhan menjadi organisme yang cukup dekat hubungannya dengan manusia, karena manusia memerlukan oksigen yang dikeluarkan oleh tumbuhan, manusia pun memanfaatkan tumbuhan untuk berbagai kebutuhan seperti sumber pangan, papan, sandang, obat-obatan, dan lain sebagainya.

Ternyata, tumbuhan memiliki cukup banyak jenis dan diklasifikasikan ke dalam 3 divisi utama berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya. Supaya kamu nggak penasaran, oke deh, kali ini akan Burhan bahas tentang jenis, contoh juga peranan tumbuhan tersebut. Tapi sebelumnya, kamu harus tahu dulu arti juga ciri-ciri yang mendasar dari tumbuhan


Pengertian Plantae

Tumbuhan adalah sebutan lain bagi kingdom Plantae. Makhluk hidup ini tersusun atas banyak sel (mutiseluler), memiliki dinding sel yang berasal dari komponen selulosa, juga memiliki klorofil yang membuat tumbuhan  mampu menghasilkan makanan sendiri melalui fotosintesis.

Ciri-Ciri Plantae

Sama dengan makhluk hidup lainnya, plantae juga pasti mempunyai ciri-ciri, yaitu:

  1. Bersifat autotrof, atau mampu bertahan hidup dengan menghasilkan makanan sendiri, lewat fotosintesis
  2. Kebanyakan memiliki klorofil
  3. Mampu menyimpan cadangan makanan dalam bentuk pati
  4. Dinding sel terbentuk dari selulosa
  5. Mempunyai banyak sel (multiseluler)
  6. Termasuk organisme eukariotik
  7. Mengalami metagenesis (pergiliran keturunan antara fase gametofit/generatif dan fase sporofit/vegetatif)

Klasifikasi Plantae

Nah, untuk menjawab rasa penasaran kamu tentang pembahasan kali ini, Burhan akan menguraikan 3 divisi utama dari tumbuhan, diantaranya:

  1. Divisi Bryophyta (Tumbuhan Lumut)

Seperti yang kamu ketahui, lumut memiliki ukuran tubuh yang kecil serta belum memiliki akar, batang, dan daun yang sejati, sehingga sering disebut sebagai Thallophyta. Selain itu, lumut pun belum memiliki berkas pembuluh angkut seperti xilem dan floem yang terdapat pada tumbuhan umumnya. Habitat yang disukai oleh lumut untuk tumbuh adalah tempat yang lembab.

Lumut mempunyai ciri sebagai berikut:

  • Belum memiliki akar, batang, dan daun sejati (Thallophyta)
  • Belum memiliki pembuluh angkut
  • Mengalami pergiliran keturunan (metagenesis)
  • Ada 2 bentuk generasi: sporofit dan gametofit
  • Mempunyai klorofil
  • Habitat lumut di tempat yang lembab dan bersifat epifit.

Divisi Bryophyta dibedakan menjadi beberapa kelas, yakni sebagai berikut:

  1. Lumut Hati (Hepaticopsida)
  2. Lumut Tanduk (Anthocerotopsida)
  3. Lumut Daun  (Bryopsida)
Bryophyta 1Bryophyta 2Bryophyta 3
Gambar HepaticopsidaGambar AnthocerotopsidaGambar Bryopsida
Sumber: Wikimedia Commons
  1. Divisi Pteridophyta (Tumbuhan Paku)

Divisi  yang kedua adalah tumbuhan paku yang wujudnya hampir sama dengan  plantae pada umumnya, yaitu mempunyai akar, batang dan daun sejati juga klorofil yang dapat membantu fotosintesisnya. selain itu tumbuhan ini pun sudah memiliki berkas pembuluh angkut xilem juga floem.

Ciri yang dapat dilihat dari tumbuhan paku adalah:

  • Sudah bisa dibedakan antara batang, daun dan akarnya (Cormophyta)
  • Berkembangbiak dengan menghasilkan spora
  • Memiliki klorofil
  • Mengalami pergiliran keturunan (metagenesis) antara bentuk gametofit dan sporofit
  • Daun muda menggulung

Divisi Pteridophyta dibagi ke dalam 4 kelas, yaitu:

  1. Paku purba (Psilopsida)
  2. Paku kawat (Lycopsida)
  3. Paku ekor kuda (Sphenopsida)
  4. Paku sejati (Pteropsida)
Pteridophyta 1Pteridophyta 2
Gambar Psilotum nudum (Psilopsida)Gambar Selaginella wiildenovii (Lycopsida)
Pteridophyta 3, Kingdom PlantaePteridophyta 4, Kingdom Plantae
Gambar Equisetum (Sphenopsida)Gambar Adiantum cuneatum (Pteropsida)
Sumber: Wikimedia Common.
  1. Divisi Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)

Salah satu divisi dari kingdom Plantae yang telah mampu  menghasilkan biji ini, penamaannya diambil dari Bahasa Yunani Sperma artinya biji, sedangkan phyton artinya tumbuhan. Seperti halnya tumbuhan paku, tumbuhan berbiji pun telah memiliki akar, batang dan juga daun sejati.

Ciri-ciri dari spermatophyta intinya berada pada bijinya, seperti:

  • Mempunyai biji yang di dalamnya terdapat embrio
  • Memiliki klorofil
  • Memiliki berkas pembuluh angkut
  • Alat kelamin jantan (benang sari) dan betina (putik) tampak jelas

Divisi Spermatophyta dibagi ke dalam dua subdivisio berdasarkan keadaan bijinya, yaitu:

  1. Tumbuhan berbiji tertutup (angiospermae)
  2. Tumbuhan berbiji terbuka (gymnospermae)

Contoh Tanaman dalam Kingdom Plantae

Berikut merupakan beberapa contoh dari kingdom Plantae yang perlu diketahui yakni:

  1. Tumbuhan Lumut

Pada lumut hati, contohnya adalah Marchantia polymorpha, sedangkan lumut paku, contohnya adalah Anthoceros laevis, dan pada lumut daun, contohnya yaitu Polytrichum dan Sphagnum.

  1. Tumbuhan Paku

Nia dan psilotum adalah dua jenis contoh dari tumbuhan paku purba, Selaginela dan Lycopodium adalah bagian dari paku kawat, dan semanggi juga suplir merupakan contoh dari paku sejati.

  1. Tumbuhan Berbiji

Pinus, damar dan melinjo sebagai bagian dari subdivisio Gymnospermae sedangkan tumbuhan kelapa, rumput, padi, mangga, dan jagung adalah bagian dari subdivisio Angiospermae.

Peranan Plantae dalam Kehidupan

Beberapa peranan plantae dan contohnya yang bisa kamu pelajari:

  • Sebagian lumut bisa menjadi obat pada penyakit hati, mata, juga  kulit. Lumut  pun  merupakan penyerap air yang baik. Selain itu, banyak tanaman hiasan yang kita lihat di tempat-tempat tertentu yang ternyata adalah tanaman paku, selain itu Pteridophyta juga bisa menjadi pupuk bagi padi karena menjadi agen pemfiksasi nitrogen.
  • Pada tumbuhan berbiji, manfaat yang dirasakan lebih banyak, yaitu bisa menjadi bahan pangan untuk berbagai kelompok makhluk hidup. Selain sebagai bahan pangan, manusia memanfaatkan berbagai tumbuhan berbiji ini sebagai sumber papan, sandang, dan obat-obatan.

Sekarang, kamu pasti sudah lebih paham tentang kingdom plantae dan berbagai divisi di dalamnya. Oleh sebab itu, jangan sampai salah dalam mengelompokkan tumbuhan lagi ya!

Contoh Soal Kingdom Plantae

Menurut informasi dari www.dictio.id, Rafflesia memiliki lama siklus hidup sekitar empat tahun, dimulai dari biji hingga bunga mekar. Biji yang dihasilkan akan berkecambah di dalam kulit akar tumbuhan inang, lalu berkembang menjadi benang-benang.

Selanjutnya membengkak dan terbentuk knop pada permukaan akar tumbuhan inang, yang terus membesar sampai seperti robek yang menunjukkan bunga mekar. Saat bunga Rafflesia mekar berwarna coklat, merah, dan putih.

Menurut Hikmah (2006) yang telah dibuktikan oleh Nais (2001), Rafflesia dapat bereproduksi dengan cara lain, selain melalui proses penyerbukan. Rafflesia mampu memproduksi biji tanpa melalui reproduksi seksual disebut agamospermi.

Peristiwa tersebut menunjukkan satu karakteristik umum tumbuhan yaitu ….

Soal Kingdom Plantae

Sumber: Wikimedia Commons

A. Eukariot

B. Multiseluler

C. Autotrof

D. Fotosintetik

E. Metagenesis

Pembahasan Soal Kingdom Plantae

Jawaban: E

Berdasarkan peristiwa yang dipaparkan, yaitu tumbuhan Rafflesia selain mampu bereproduksi secara seksual dengan peleburan sel gamet jantan yang ada di bunga jantan dan sel gamet betina yang ada di bunga betina yang diperantarai serangga penyerbuk, menghasilkan zigot dalam bentuk biji, lalu biji akan berkecambah membentuk tumbuhan Rafflesia baru.

Silain itu, Rafflesia dapat bereproduksi secara aseksual tanpa terjadinya peleburan sel gamet yang disebut dengan agamospermi, yang telah dibuktikan oleh Nais (2001). Beliau melakukan observasi populasi R. keithii dan R. tengkuadlinii di Sabah Malaysia. Beliau menutup bunga betina dengan jaring, sehingga tidak ada serangga penyerbuk yang membuahi.

Hasilnya terbentuk buah Rafflesia tanpa proses penyerbukan. Dalam pemaparan pada soal dan jawaban di atas, tumbuhan Rafflesia melakukan dua fase perkembangbiakan, baik secara seksual maupun aseksual, sehingga karakteristik yang menggambarkan pemaparan tersebut adalah metagenesis.

Analisis:

A) Eukariot merupakan organisme yang memiliki inti sel dilingkupi membran.

B) Multiseluler merupakan organisme bersel banyak.

C) Autotrof merupakan organisme yang mampu menghasilkan makanan (bahan organik) sendiri.

D) Fotosintetik merupakan organisme yang mampu menghasilkan bahan organik dengan bantuan cahaya.

Jadi, jawaban yang tepat adalah E.

Referensi:

Anshori, M. dan Martono, D. 2009. Biologi 1: untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)-Madrasah Aliyah (MA) Kelas X. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

Reece, Urry, Cain, Wasserman, dan Minorsky. 2011. Campbell Biology 11th. AS: Pearson Education Inc.

Lihat Artikel Lainnya!
[Total: 1 Average: 5]

Tinggalkan komentar

Eits, tunggu dulu.

✅Mau RANGKUMAN BELAJAR KEREN?

KLIK GAMBARNYA????