Pahami Materi Konsentrasi Larutan dengan Ulasan Ini!

Saat kamu ingin membuat teh manis, hal yang kamu lakukan cukup mudah, yaitu dengan mencampurkan teh panas dan juga gula yang takarannya sesuai dengan selera lalu diaduk. Saat membuat teh manis kamu bisa membuat teh yang terlalu manis maupun yang kurang memiliki cita rasa manis. Tingkat rasa manis ini dipengaruhi oleh konsentrasi larutan gula dalam teh tersebut.

Dengan ilustrasi yang mudah dimengerti tersebut, Burhan bermaksud untuk membuat kalian mengerti dasaran tentang konsentrasi larutan. Adapun terkait materi ini akan banyak keterkaitannya dengan reaksi kimia dan juga perhitungannya.

Pengertian Konsentrasi larutan

Sebelum Burhan menjelaskan terkait dengan konsentrasi larutan, apakah kamu tahu apa itu larutan? Berbeda dengan cairan, larutan adalah campuran homogen yang terbentuk dari reaksi antara dua senyawa dimana satu zat akan berperan sebagai pelarut dan zat yang lainnya akan berperan sebagai zat terlarut.

Zat terlarut merupakan jenis zat yang jumlahnya lebih sedikit sedangkan jumlah zat pelarut di dalam larutan cenderung lebih banyak. Kedua jenis zat ini yang kemudian akan memberikan pengaruh yang besar terhadap konsentrasi larutan.

Untuk dapat menunjukkan kepekatan suatu larutan yang didapatkan melalui perbandingan jumlah zat terlarut dan zat pelarut, digunakanlah besaran konsentrasi larutan. Jika zat terlarut pada suatu larutan semakin banyak, maka konsentrasi larutan tersebut akan menjadi lebih tinggi atau biasa juga disebut sebagai larutan pekat, begitu pula sebaliknya.

Jika jumlah zat terlarut di dalam larutan itu kecil, maka larutan disebut larutan encer. Jika zat terlarut di dalam larutan tersebut mencapai jumlah yang maksimum yang dapat larut dalam pelarut tersebut, larutan tersebut disebut sebagai larutan jenuh. Kalau kamu ingin melakukan pengenceran pada suatu larutan untuk dapat mengurangi kepekatan dari larutan tersebut, kamu bisa menambahkan pelarut ke dalam larutan tersebut.

Rumus Konsentrasi larutan

Untuk menyatakan konsentrasi larutan, banyak jenis satuan yang bisa kamu gunakan, yang bergantung terhadap preferensi atau sudut pandang di antaranya molaritas, molalitas, fraksi mol, persen massa, dan persen volume. Adapun penjelasan dari besaran konsentrasi larutan ini di antaranya adalah:

1. Kemolaran

Kemolaran atau molaritas adalah satuan konsentrasi dari larutan yang dapat menunjukkan jumlah mol dari zat terlarut di dalam satu liter larutan. Adapun molaritas dapat dinyatakan dalam persamaan:

Kemolaran

2. Molalitas

Molalitas atau kemolalan hampir mirip dengan molaritas, namun ada yang membedakan yaitu besaran pelarutnya. Jika molaritas menggunakan besaran pelarut dalam volume, molalitas menghitung konsentrasi dengan perbandingan mol di dalam satuan berat atau dalam satu kilogram pelarut. Adapun persamaan yang dapat digunakan untuk mendapat molalitas adalah:

Selain menggunakan persamaan tersebut, kamu juga dapat menggunakan persamaan berikut ini:

3. Fraksi mol

Besaran konsentrasi larutan yang kali ini adalah fraksi mol. Fraksi mol ini dapat menunjukkan perbandingan dari konsentrasi mol zat baik zat terlarut maupun zat pelarut dengan larutan tersebut. Dimana fraksi mol zat terlarut dan zat pelarut jika dijumlahkan akan menjadi 1. Persamaan yang bisa kamu gunakan untuk mendapatkan fraksi mol adalah:

Dimana:

xt = fraksi mol zat terlarut

nt = mol zat terlarut

xp = fraksi mol zat pelarut

np = mol zat terlarut

4. Persen massa

Jenis besaran konsentrasi larutan yang satu ini memiliki tujuan untuk menunjukkan persentase massa, dimana  ada yang membandingkan massa suatu zat terlarut dengan 100 gram larutannya atau biasanya disebut dengan persen massa per massa, dan membandingkan massa suatu zat terlarut dengan volume larutan tersebut.

Persen massa per massa biasanya digunakan untuk mencari kandungan zat terlarut di dalam larutan yang berasal dari fase padat.

Persamaan untuk mencari persen massa per massa adalah:

Sedangkan untuk mendapatkan persen massa per volume, kamu dapat menggunakan persamaan:

5. Persen volume

Besaran konsentrasi larutan lainnya adalah persen volume yang membandingkan volume dari zat terlarut dengan volume larutan, dimana biasanya digunakan untuk zat terlarut yang berasal dari fase cair, dengan menggunakan persamaan:

persen volume = volume zat terlarut/volume larutan x 100%

Pengaplikasian konsentrasi larutan yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari – hari membuat pehaman kamu tentang materi ini perlu diperdalam. Jangan lupa pelajari materi lain yang sudah Burhan bahas ya!

Contoh Soal Konsentrasi Larutan

Burhan sedang berjalan – jalan ke ruang istirahat kantor Eduka dan menemukan garam dapur yang ternyata merupakan senyawa NaCl. Garam ini terdiri dari kation Na+dan anion Clserta diketahui memiliki rasa asin dan kelarutan yang tinggi dalam air. Burhan melarutkan 58,5 gram NaCl tersebut ke dalam 100 mL air. Berdasarkan narasi di atas, ikatan yang ada pada NaCl adalah … dan konsentrasi larutan yang diperoleh Burhan dalam satuan molar adalah …. (Diketahui: Ar Na = 23 g/mol dan Ar Cl = 35,5 g/mol)

A. ionik, 1

B. ionik, 0,585

C. kovalen, 1

D. kovalen, 10

E. ionik, 10

Secara umum, jenis ikatan selain ikatan logam dibagi menjadi dua yaitu ikatan ionik dan ikatan kovalen. Ikatan ionik merupakan ikatan yang terbentuk akibat adanya serah terima elektron antara dua komponen yang berikatan. Hal ini biasa terjadi apabila terdapat perbedaan keelektronegatifitasan yang besar antara dua komponen yang ada. Dengan kata lain, logam dan nonlogam akan cenderung membentuk ikatan ionik.

Sedangkan ikatan kovalen adalah ikatan yang terjadi antara nonlogam dan nonlogam dimana terjadi penggunaan elektron bersama hingga tercapainya konfigurasi elektron oktet/duplet yang stabil. Konsentrasi suatu larutan dapat digambarkan dengan berbagai satuan, salah satu yang paling umum adalah molaritas. Molaritas dapat dihitung dengan membali mol larutan dengan volume larutan tersebut.

Opsi A salah karena angka bukan merupakan konsentrasi melainkan bentuk mol

Opsi B salah karena konsentrasi dalam satuan g/mL

Opsi C salah karena ikatan yang ada pada NaCl adalah ikatan ionik dan angka merupakan mol bukan molaritas

Opsi D salah karena ikatan yang ada pada NaCl adalah ikatan ionik

Opsi E benar karena Na merupakan logam dan  Cl merupakan nonlogam sehingga keduanya membentuk ikatan ionik, konsentrasi sesuai dengan perhitungan berikut:

Analisis E

Sehingga, opsi yang paling tepat adalah E.

Lihat Artikel Lainnya!
[Total: 10 Average: 3.8]

Tinggalkan komentar

Eits, tunggu dulu.

✅Mau RANGKUMAN BELAJAR KEREN?

KLIK GAMBARNYA????