Senyawa Karbon: Pengertian, Penggolongan dan Sifat

Tahukah Edukawan bahwa semua senyawa organik merupakan senyawa karbon? Karena mengandung banyak atom karbon, senyawa ini disebut sebagai senyawa karbon. Pada penjelasan kali ini, Burhan bukan ingin menjelaskan senyawa organik tapi akan menjelaskan senyawa karbon itu sendiri.

Pengertian Senyawa Karbon

Seperti yang sebelumnya sudah Burhan jelaskan, senyawa karbon adalah jenis senyawa dengan atom atau komponen penyusunnya sebagian besar merupakan atom karbon. Namun, tidak menutup kemungkinan mengandung atom lain seperti hidrogen (H), nitrogen (N), oksigen (O), dan unsur – unsur organik yang lain.

Penggolongan Senyawa Karbon

Atom karbon memiliki kemampuan untuk berikatan dengan atom yang lainnya sehingga kemudian menghasilkan rantai karbon yang akan mengikat berbagai macam gugus fungsi. Senyawa karbon dibagi menjadi tujuh jenis berdasarkan gugus fungsi yang menyusun senyawa tersebut, yaitu:

  1. Alkohol

Senyawa alkohol yang memiliki rumus umum R-OH adalah senyawa karbon yang mengikat gugus fungsi hidroksil (-OH). Rumus molekul bagi senyawa alkohol adalah CnH2n+2O.

  1. Eter

Sama seperti senyawa alkohol, eter juga memiliki rumus molekul CnH2n+2O dengan gugus fungsi -O- dimana atom Oksigen (O) terikat pada dua atom Karbon (C).

  1. Keton

Keton memiliki rumus molekul umum CnH2nO dimana gugus fungsi pada senyawa ini adalah -CO-

  1. Aldehida

Senyawa aldehida juga memiliki rumus molekul umum CnH2nO sama seperti keton dimana rantai karbon pada senyawa ini mengikat gugus fungsi -CHO

  1. Asam karboksilat

Senyawa karbon jenis ini memiliki gugus karboksil (-COOH) yang merupakan gabungan dari gugus hidroksil dan karbonil. Rumus molekul pada senyawa asam karboksilat mengikuti CnH2nO2

  1. Ester

Memiliki rumus molekul yang sama dengan asam karboksilat yaitu CnH2nO2, ester memiliki gugus fungsi -COO-.

  1. Haloalkana

Berbeda dengan jenis senyawa karbon yang lain, senyawa haloalkana tidak mengandung atom Oksigen namun mengandung atom Halogen (VIIA) dengan gugus fungsi -X dan rumus molekul CnH2n+1X.

Tabel 1. Penggolongan senyawa karbon berdasarkan gugus fungsinya

Penggolongan Senyawa

 

Sifat Masing-Masing Golongan

Selain memiliki gugus fungsi yang berbeda, sifat yang dimiliki oleh masing – masing golongan senyawa karbon juga berbeda. Adapun sifat tersebut adalah:

  1. Alkohol
  2. Senyawa alkohol dengan jumlah atom satu hingga empat merupakan cairan bening sedangkan alkohol dengan lebih dari 12 atom karbon berfasa padat
  3. Dalam suhu rendah alkohol tidak memiliki rasa namun akan memberikan efek terbakar pada mulut
  4. Eter
  5. Senyawa eter mudah terbakar karena uapnya akan membentuk campuran yang eksplosif
  6. Eter dapat menjadi pelarut bagi minyak dan lemak
  7. Keton
  8. Larut dalam air jjika rantai karbon relatif kecil
  9. Kelarutan dalam air berkurang seiring bertambahnya rantai karbon
  10. Aldehida
  11. Dapat larut di dalam air
  12. Senyawa aldehida dengan satu dan dua atom karbon berwujud gas, 3 hingga 12 atom karbon berwujud cair dan berwujud padat dengan lebih dari 12 atom karbon
  13. Asam karboksilat
  14. Nilai kelarutan dalam air tinggi
  15. Nilai kelarutan di dalam air dapat menurun jika berat molekul bertambah
  16. Ester
  17. Merupakan senyawa volatil (mudah menguap)
  18. Memiliki bau yang sedap
  19. Haloalkana
  20. Larut di dalam pelarut polar
  21. Memiliki titik didih dan titik leleh yang tinggi

Isomer

Isomer adalah dua senyawa yang memiliki rumus molekul yang sama namun struktur yang berbeda. Kondisi isomer yang terjadi pada senyawa – senyawa karbon adalah isomer ruang dan isomer struktur.

  1. Isomer ruang

Isomer ruang selanjutnya dibagi menjadi dua jenis yaitu isomer geometri dan isomer optik. Isomer geometri merupakan dua senyawa yang memiliki ikatan rangkap atau ikatan cincin pada satu sisi (cis) atau sisi yang berseberangan (trans). Sedangkan, isomer optik ketika dalam senyawa tersebut ada atom karbon kiral atau atom karbon yang asimetris.

  1. Isomer struktur

Isomer jenis ini dapat berupa isomer posisi yang berarti kedua senyawa memiliki rumus molekul dan rantai utama yang sama dengan gugus fungsi yang berbeda, isomer rangka yang berarti kedua senyawa memiliki rumus molekul yang sama namun rantai utama yang berbeda, dan isomer gugus fungsi.dimana rumus molekul kedua senyawa sama namun gugus fungsi yang dimilikinya berbeda

Reaksi Kimia

Ada beberapa reaksi kimia yang terjadi secara umum pada senyawa karbon, yaitu:

  1. Substitusi, pertukaran atom atau gugus atom tanpa adanya perubahan pada jenis ikatan
  2. Adisi, penambahan atom atau gugus atom dan memutus ikatan rangkap
  3. Eliminasi, pengurangan atom atau gugus atom dan pembentukan ikatan rangkap
  4. Reduksi, penambahan atom hidrogen dan pengurangan atom oksigen
  5. Oksidasi, pengurangan atom hidrogen dan penambahan atom oksigen

Kegunaan Senyawa Karbon

  1. Alkohol

Metanol banyak digunakan sebagai pelarut dan juga bahan bakar alternatif

  1. Eter

Senyawa eter biasanya dimanfaatkan sebagai pelarut organik dan senyawa dietil eter digunakan untuk anestesi pada operasi.

  1. Keton

Jenis aseton banyak digunakan sebagai pelarut dan nail polish remover, dan jenis keton siklik digunakan pada industri parfum

  1. Aldehida

Jenis aldehida yang terkenal yaitu formaldehid, digunakan untuk membuat plastik tahan panas dan pengawet

  1. Asam karboksilat

Jenis asam asetat digunakan sebagai bumbu dapur (cuka), sedangkan jenis asam format digunakan untuk membentuk gumpalan lateks dari getah karet

  1. Ester

Senyawa ester banyak digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan sabun dan juga sebagai bahan makanan

  1. Haloalkana

Senyawa metil klorida digunakan sebagai refrigeran

Contoh Soal Senyawa Karbon

Perhatikan beberapa pernyataan berikut!

  1. Senyawa karbon dapat bereaksi dengan udara menghasilkan gas CO2
  2. Senyawa karbon anorganik tidak stabil pada pemanasan
  3. Senyawa karbon anorganik tidak memiliki rantai karbon
  4. Senyawa hidrokarbon tak jenuh rantai pendek berwujud cair pada suhu ruang
  5. Senyawa hidrokarbon mudah larut dalam air

Dari pernyataan diatas yang tidak tepat adalah…

A. i dan ii

B. ii dan iii

C. ii dan iv

D. ii dan v

E. iv dan v

Pembahasan (D)

Pada umumnya, senyawa karbon dibedakan menjadi senyawa karbon organik dan anorganik.

Senyawa karbon organik = senyawa karbon yang berasal dari makhluk hidup, seperti hidrokarbon.

Senyawa karbon anorganik = senyawa karbon yang berasal dari alam dan dapat berikatan dengan logam.

Analisis per opsi

1. Senyawa karbon dapat bereaksi dengan udara menghasilkan gas CO2

Benar, senyawa karbon akan menghasilkan gas CO2 dan uap air Ketika mengalami reaksi pembakaran oleh O2 di udara sesuai persamaan reaksi berikut,

Analisis Opsi 1

CxHy merupakan senyawa hidrokarbon

2. Senyawa karbon anorganik tidak stabil pada pemanasan

Salah, senyawa karbon anorganik stabil pada pemanasan karena senyawa ini relative membentuk ion-ionya dan lebih stabil jika berikatan dengan logam karena logam tahan terhadap pemanasan

3. Senyawa karbon anorganik tidak memiliki rantai karbon

Benar, senyawa karbon anorganik berikatan secara ionic, tidak memiliki ikatan rantai karbon.

4. Senyawa hidrokarbon tak jenuh rantai pendek berwujud cair pada suhu ruang

Benar, senyawa hidrokarbon tak jenuh tersebut cenderung berwujud cair karena adanya ikatan rangkap pada rantai karbonnya

5. Senyawa hidrokarbon mudah larut dalam air

Salah, senyawa hidrokarbon merupakan senyawa non polar, sehingga mudah larut dalam senyawa non polar pula (seperti eter) dan sukar larut pada senyawa polar (seperti air)

Referensi :

Lustiyati, Elisabeth D. Jouharotul Farida dan Sugiyarto. 2009. Aktif Belajar Kimia : untuk SMA dan MA Kelas XII. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

Sukmanawati, Wening. 2009. Kimia 3 : untuk SMA dan MA Kelas XII. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

Lihat Artikel Lainnya!
[Total: 4 Average: 5]

Tinggalkan komentar

Eits, tunggu dulu.

✅Mau RANGKUMAN BELAJAR KEREN?

KLIK GAMBARNYA????